Tuesday, January 5, 2010
Ke hadapan sang pari-pari
Berhentilah menari
Dengarkan anak ini merintih
Berdiskusi sendiri
Dalam tenang kota yg lirih
Kuncupkan halus sayapmu
Lihat anak ini tertawa
Mana satu yg kau percaya
Hilai tawanya
atau suram matanya
Marilah kesini
Hiburkan kelam purnama
Agar anak ini rasa
Bisikkan padanya
Cahaya itu indah
bukan samar tak bermakna..
(apsal internet aku putus ni woi..kelam laptop ni takde cahaya..kakakka)
;;
Subscribe to:
Posts (Atom)



